Selasa, 02 Juni 2009

Cahaya mata

Cahaya mata

teduhkanlah hatiku
lelahkanlah jiwaku
duhai engkau cahaya mataku
yang menuntun jalanku
yang memandu hidupku
yang meredupkan pedih penatku
tersenyumlah..
Bahagialah..
Sungguh engkau
yang melumpuhkan hatiku
yang meliparkan rinduku
senyuman itu menyenangkan aku

Diatas bumi kita berpijak

Di atas bumi kita berpijak

Bersyukurlah,.
Bahwa kita masih saling mendengarkan
dan berkata bersyukurlah bahwa,kita masih
memijakkan kaki diatas bumi
menghirup nafas alamNya

*
memandang keatas langit..
Takjuabkan hati
merendahkan jiwa ini..Dan terilhami
seperti(teduh) sepasang mata malaikat
yang turut menangisi isi bumi
tak ubahnya desir angin yang menerpa(menerjang)
kekosongan dan kesunyian hati

bersyukurlah bahwa kita masih saling mendengarkan dan mendo'akan

Rapuh

Rapuh

kularut lurui dalam keheningan hatimu
jatuh bersama derasnya tetes air mata
kau benamkan wajahmu yang berteduhkan duka
melagukan kepedihan didalam jiwamu

*
tak pernah terpikirkan olehku
untuk tinggalkan engkau seperti ini
tak terbayangkan jika ku beranjak pergi
betapa hancur dan harunya hidupmu

sebenarnya ku tak ingin berada disini
ditempat jauh yang sepi
memisahkan kita
kuberharap semuanya,pasti akan berbeda
meski tak mungkin menumbuhkan jiwa itu lagi
back to *

aku tak mengerti apa yang mungkin terjadi
sepenuh hatiku,aku tak mengerti

Hitam

Hitam

Oh jiwaku,.
Dimanakah aku kini
Kau bawa aku melintasi tempat yang tinggi
Oh tubuhku,.
Mengapakah engkau kini masih membisu,
tak kunjung bicara padaku,.

Oh,.
Ceritakanlah padaku,apa yang mengeruhkan hati dan jiwaku,.
Tolonglah,.
Kau tuntunkan aku lagi,.
Agar ragaku menyatu bersama isi jiwaku

Penuntun jiwaku..
Luruskanlah hatiku..
Seandainya aku taiu apa yang akan terjadi nanti

Aku masih terus melayan,bersandingkan langit hitam..

Masih melayang
Terus melayang

Oh,.
Ceritakanlah padaku,apa yang mengeruhkan hidup dan jiwaku,.
Tolonglah,.
Kau tuntunkan aku lagi,.
Agar ragaku menyatu bersama isi jiwaku

Tak perlu kutangisi
Kupasrahkan sekuat hati
Saat jiwa terlepas..Saat jiwa terlepas..

Ketakjuban

Ketakjuban

Ku tahu..kau memiliki segalanya
Yang mampu menaklukkan hatiku
Sebenarnya, ku tak pernah mengenalmu,.
Apa mungkin kau sungguh hadir untuk,.
Membebaskan aku..
Selamatkan aku..

Reff:
Ketakjuban hatiku,ikuti langkahmu
Meruntuhkan seluruh akalku
Dipenghujung jalanku..
Kurapatkan hatiku
Meleburkan segenap kekuatanku

Bicaralah dengan apa adanya
Bukan hanya tuk memikat hatiku
Sementara ku tak berdaya denganmu
Tak urungku memperhambakan diriku